Oh, malangnya negeriku ini
Dulu, katanya
Gemah Ripah Loh Jinawi
Subur makmur tata raharjo
Tapi Negeriku telah berubah kini
Kemiskinan semakin menjadi-jadi
Ketidakadilan telah menjangkiti
Korupsi menjalar disana sini
Bencanapun datang silih berganti
Oh, malangnya Negeriku ini
Mari
Kita bangkit kawan
Kita lawan
Kita hancurkan
Semua yang manyakiti Negeriku ini
Mari
Kita berdo'a,
Berjuang
Belajar
Bekerja
Untuk Negeriku ini
Agar Negeriku ini
Tak malang lagi
Jumat, 23 Agustus 2013
Senin, 15 Oktober 2012
10 KOTA YANG TERLETAK DI TEPI TEBING
1. Castellfollit de la Roca
Castellfollit
de la Roca dianggap sebagai salah satu desa yang paling indah di
wilayah Catalonia di Spanyol. Desa ini dibangun di atas tebing basal
antara dua sungai. Sebagian besar bangunan tampak melayang di tepi
tebing, memberikan ilusi bahwa mereka bisa jatuh ke bawah setiap saat.
Bagian tertua dari desa itu dibangun pada Abad Pertengahan, terdiri
dari jalan-jalan sempit dan sudut-sudut gelap. Rumah-rumah di sini
terbuat dari batu vulkanik.
2. Rocamadour
Rocamadour
adalah sebuah desa kecil yang dibangun di atas ngarai di Sungai Alzou
di barat daya Perancis. Bangunan di Rocamadour naik secara bertahap
sampai sisi tebing. Desa, yang dibangun pada abad ke-12 ini menjadi
sepi akibat perang dan Revolusi Perancis. Hari ini desa ini kembali
populer lagi oleh turis dan peziarah yang datang untuk menghormati St
Amadour. Menurut legenda, St Amadour menjadi saksi atas kematian Santo
Petrus dan Santo Paulus di Roma dan kemudian melakukan perjalanan ke
lokasi ini dan menjadi seorang pertapa.
3. Bonifacio
Bonifacio
adalah sebuah kota yang terletak di ujung selatan pulau Corsica. Kota
dan benteng di kota ini berjajar memanjang di sepanjang puncak tebing,
yang berada di ketinggian sekitar 70 meter. Tebing ini bagian bawahnya
semakin lama semakin terkikis oleh lautan sehingga bangunan, yang
terdapat di bibir jurang, seperti tampak menggantung. Jika kita melihat
kota ini dari laut, kota tampak putih berkilauan di bawah sinar
matahari dan menggantung di atas air di bawahnya.
4. Acapulco
Acapulco adalah kota resort Meksiko yang terkenal sejak tahun 1950-an sebagai tempat liburan untuk para bintang Hollywood dan para milyarder.
Namun, kota ini tetap menjadi tujuan wisata populer bagi orang Meksiko
dan sebagai tujuan liburan musim semi di kalangan mahasiswa perguruan
tinggi AS. Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Acapulco tanpa menonton
penyelam melakukan lompatan mengesankan dari atas tebing ke dalam air
dangkal yang tentu sangat berbahaya. Para penyelam seperti ini telah
melakukan hal tersebut sejak tahun 1930-an, meskipun hari ini hal
tersebut hanya dilakukan oleh para penyelam profesional.
5. Mesa Verde
Mesa
Verde, terletak di barat daya Colorado, dan terkenal karena terdapat
rumah-rumah tebing dari orang Anasazi kuno. Mesa Verde merupakan temuan
arkeologi paling signifikan dari budaya asli Amerika di Amerika
Serikat. Pada abad ke-12, orang-orang Anasazi mulai membangun
rumah-rumah di gua-gua dangkal di bawah tebing batu yang menggantung di
atasnya di sepanjang dinding ngarai. Rumah yang paling terkenal di sini
disebut Cliff Palace dan Rumah Spruce Tree. Pada tahun 1300, semua
orang Anasazi telah meninggalkan daerah Mesa Verde, namun reruntuhan
rumah-rumah ini tetap terawetkan dengan hampir sempurna. Alasan untuk
kepergian mereka yang tiba-tiba mereka tidak terjelaskan. Tetapi ada
teori yang menduga bahwa hal tersebut diakibatkan karena kegagalan
panen akibat kekeringan atau serangan suku lainnya dari Utara.
6. Bandiagara
Bandiagara
adalah sebuah tebing batu pasir yang terletak di Dogon, Mali.
Bandiagara terletak hampir setinggi 500 meter dari dataran berpasir di
bawahnya. Tebing disini banyak terdapat gua kuno tempat tinggal
orang-orang Tellem. Orang-orang Tellem ini memahat gua mereka di tebing
ini agar ketika mereka mati, mereka bisa dikubur tinggi di atas banjir
yang sering melanda daerah ini. Mereka juga membangun puluhan desa di
sepanjang tebing di atas gua-gua ini. Pada abad ke-14, orang-orang
Dogon mengusir orang-orang Tellem dan mereka menempati daerah ini
sampai hari ini.
7. Ronda
Ronda
terletak di provinsi Malaga di Spanyol. Ronda terletak di pegunungan
pada ketinggian 760 meter. Kota ini terbagi dua oleh Sungai Guadalevin
yang mengalir melalui Ronda. Ada tiga jembatan yang digunakan untuk
menyeberangi ngarai sehingga anda bisa menyeberang dari satu sisi ke
sisi lain kota Ronda. Arsitektur kota ini menerima pengaruh dari bangsa
Romawi dan Moor yang pernah memerintah daerah ini. Ronda juga merupakan
tempat kelahiran adu banteng, dan ring tempat adu banteng tertua di
Spanyol masih ada di Ronda sampai saat ini.
8. Al Hajjara
Al
Hajjara, adalah sebuah kota bersejarah yang berdiri di atas tebing di
Pegunungan Haraz, dan terletak di sebelah barat kota Manakhah, Yaman.
Kota ini adalah salah satu dari kota-kota pegunungan yang paling
mengesankan dan paling mudah diakses di Yaman. Kota ini benar-benar
dibangun dengan blok batu yang diambil dari tambang batu di gunung
terdekat. Al Hajjara sendir berasal dari abad kedua belas.
9. Positano
Positano
adalah sebuah kota kecil yang terletak di Pantai Amalfi di Compania dan
merupakan salah satu objek wisata yang paling populer di Italia. Kota
ini tampak tersebar di sebuah tebing dari atas sampai bawah menuju
pantai. Meskipun kota ini didirikan dan berkembang pada abad
pertengahan, pada pertengahan abad 19, lebih dari setengah penduduknya
telah pergi dari kota ini. Pada abad ke-20, kota ini berubah dari
sebuah desa nelayan yang miskin menjadi daerah tujuan wisata yang
sangat populer berkat penulis John Steinbeck yang memuji keindahannya.
10. Santorini
Santorini
adalah sebuah pulau vulkanik di gugusan pulau-pulau di Cyclades,
Yunani. Pulau ini terkenal dengan pemandangan yang indah, matahari
terbenam yang menakjubkan, rumah-rumah berwarna putih bersih, dan gunung berapi aktifnya. Kota Oia di pulau Santorini dibangun di atas tebing setinggi 400 meter.
Sumber referensi:
Sholat dan Energi
"Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat)
manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan
menjadi petunjuk bagi semua manusia."
(Al-Quran Surat Ali Imran Ayat 96)
Kita mungkin pernah bertanya mengapa jika kita Shalat harus menghadap ke arah Kiblat, mengapa ada Thawaf dalam ibadah Haji dan Umrah, dan pertanyaan lainnya. Ini juga sering jadi perenungan saya seperti ini:
- Ketika mempelajari Kaidah Tangan Kanan (Hukum Alam), bahwa putaran energi jika bergerak berlawanan dengan arah jarum jam, maka arah energi akan naik ke atas. Serupa dengan pola Thawaf dimana bergerak dengan jalan berputar harus berlawanan jarum jam, dan kapan saja orang boleh melakukannya tanpa terikat aturan waktu.
- Kenapa Shalat harus menghadap Kiblat, termasuk dianjurkan berdoa dan pemakaman pun menghadap Kiblat.
- Kenapa Shalat Berjamaah nilainya lebih tinggi 27 kali lipat.
- Kenapa Shalat di Masjidil Haram menurut Hadist nilainya 100.000 kali dari di tempat sendiri.
- Apakah benar singgasana Tuhan ada di Langit Tertinggi.
Penjelasan
1. Shalat dan Doa adalah pemujaan terhadap Tuhan Semesta Yang Maha Tunggal, kita memerlukan hubungan intens dengan-Nya. Sehingga tercipta hubungan antara Sang Pencipta dan yang diciptakan (makhluk) secara dua arah. Pada saat Shalat dan Doa kita yakin mengeluarkan energi, pikiran dan hati yang fokus/konsentrasi adalah generatornya. Hukum Kekekalan Energi mengatakan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan hanya dapat berubah bentuk, lalu kemana energi Shalat dan Doa kita?
2. Shalat diharuskan menghadap Kiblat, berarti arah Energi terfokus ke arah Kiblat dan akan bertanya lagi setelah dari Ka'bah akan kemana larinya energi Shalat?
3. Energi Shalat dan Doa dari individu atau jamaah seluruh dunia terkumpul dan terakumulasi di Ka'bah setiap saat, karena bumi berputar sehingga Shalat dari seluruh dunia tidak terhenti dalam 24 jam, misal orang Bandung Shalat Dzuhur, beberapa menit kemudian orang Jakarta Dzuhur, beberapa menit kemudian Serang Dzuhur, Lampung dan seterusnya. Belum selesai Dzuhur di India Pakistan, di Makasar sudah mulai Ashar dan seterusnya. Pada saat Dzuhur di Jakarta di London Shalat Subuh dan seterusnya 24 jam setiap hari, minggu, bulan, tahun dan seterusnya.
4. Energi yang terakumulasi, berlapis dan bertumpuk akan diputar dengan generator orang-orang yang berthawaf yang berputar secara berlawanan arah jarum jam yang dilakukan jamaah Makkah sekitarnya dan Jamaah Umroh/Haji yang dalam 1 hari tidak ditentukan waktunya.
5. Maka menurut implikasi hukum Kaidah Tangan Kanan bahwa Energi yang terkumpul akan diputar dengan Thawaf dan hasilnya kumpulan energi tadi arahnya akan ke atas menuju langit. Jadi Sedikit terjawab bahwa energi itu tidak berhenti di Kab'ah namun semuanya naik ke langit. Sebagai satu cerobong yang di mulai dari Ka'bah. Yang jelas pasti Tuhan telah membuat saluran agar Shalat dan Doa dalam bentuk energi tadi agar sampai ke Hadirat-Nya. Jadi selama 24 Jam sehari terpancar cerobong energi yang terfokus naik ke atas langit. Selamanya sampai tidak ada manusia yang Shalat dan Thawaf.
6. Untuk simplifikasi pemahaman kira-kira dapat di analogikan proses ini dengan internet, sebagai berikut:
- Shalat individu dianalogikan dengan PC.
- Shalat menghadap Kiblat adalah arah koneksi (menghadap Kiblat adalah fisik lahir terlepas dari isi/konten Doa).
- Thawaf adalah Router Utama yang bertindak sebagai generator.
- Energi ke atas adalah Hyper Main Bandwith menuju Maha Server di Singgasana (bukan harfiah) Tuhan.
- Speed Koneksi individu pelaku Shalat ditentukan tingkat ke-Khusu'-an dan ke-Ikhlas-an (Komputer = Kualitas Operating System, kualitas Hardware, Kualitas Software, tingkat kontaminasi virus, Struktur Data, Kelengkapan Pheriferal, dan kekokohan firewall dari virus/trojan/malware/scam (Setan)).
- Koneksi yang sempurna tentu akan memudahkan penyembahan pada Tuhan (upload) dan memahami sepenuhnya Kehendak Tuhan. Sehingga konon jika Shalat orang beriman akan membuat batin lebih tenang dan jiwa lebih sehat (download upgrade, anti virus, menambah ilmu, keberkahan, keselamatan, kasih sayang, kearifan, rejeki lahir batin dan sebagainya).
- Niat adalah start up total yang terealisasi, mulai Sistem Operasi, Kesiapan Hardware dan Software, fokus koneksi. Karena niat jika tidak direalisasikan dengan fokus hardware (Wudhu, gerakan fisik menghadap Kiblat, gerakan Shalat, pengertian Doa Shalat) dan software (hati/rasa dan pikiran secara virtual menghadap Maha Raja Pencipta) dihawatirkan koneksi tidak terjadi, dan energinya akan terbuang tidak terfokus. Jika hukum kekekalan energi berlaku, maka energi Shalat akan tidak sampai dan disinyalir akan dimanfaatkan oleh setan untuk memperkuat diri.
7. Kalau Shalat berjamaah akan mendapat point 27 kali, kira-kira itu diibaratkan penyatuan energi dari para jamaah sehingga speed untuk naik ke Langit 27 kali lebih cepat. Kira-kira analoginya jika Shalat sendiri 60 kbps (khusyu), maka dengan Shalat berjamaah menjadi 1,62 Mbps.
8. Orang yang Shalat di Masjidil Haram mendapat point 100.000 kali, mudah dimengerti karena Shalatnya pada kumparan energi dasyat dari jamaah Shalat di seluruh dunia yang berkumulasi dan bertumpuk. Sehingga speednya lebih tersundul dan dekat dengan access point Router Utama (Ka'bah). Artinya speed koneksinya berbanding 100.000 kali kecepatan di tempat sendiri.
9. Kenapa ada pula anjuran Shalat rawatib dan Shalat-Shalat Sunnah Dhuha, Tahajud, Tarawih, dan Doa menghadap Kiblat, kira-kira dapat dianalogikan makin sering koneksi dengan Tuhan akan semakin baik dan speed koneksinya makin massive sehingga dirinya membentuk internal modem (sehingga tidak terikat arah koneksi = berdoa dimana saja kapan saja = diluar Shalat) . Dan sebaliknya apabila Shalatnya malas-malasan dan terpaksa, kemungkinan DC (disconected) akan sering atau lambat koneksinya.
10. Bumi pun berthawaf, analogi Thawaf di Ka'bah, karena berputar berlawanan dengan arah jarum jam. Dan akan kiamat apabila berputar dengan sebaliknya (matahari terbit dari Barat).
Kesimpulan
- Shalat dan Doa, diyakini akan sampai ke langit menuju Singgasana Tuhan selama memenuhi kira-kira persyaratan uraian di atas dengan sintesa (gabungan/Ekstrasi) renungan hukum agama dan hukum alam. Jadi hendaknya ilmuwan dan agamawan bersinergi saling mendukung untuk mencapai kemaslahatan yang lebih luas dan pemahaman agama yang dapat diterima lahir batin.
- Memantapkan kita dalam beribadah Shalat khususnya dan menggiatkan diri untuk selalu on-line 24 jam dengan Tuhan, sehingga jiwa akan selalu terjaga dan membuahkan segala jenis kebaikan yang dilakukan dengan senang hati (iklas).
- Menjawab pertanyaan bahwa Shalat itu tidak menyembah batu (Ka'bah) seperti yang dituduhkan kaum orientalis, tapi menggunakan perangkat alam untuk menyatukan energi Shalat dan Doa untuk mencapai Tuhan dengan upaya natural manusia.
Referensi:
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?
Kamis, 11 Oktober 2012
FAKTA-FAKTA UNIK DIBALIK PERANG SALIB
1.
Richard the Lion heart, yang terkenal sebagai Raja Inggris, dan
konyolnya beliau tidak bisa bahasa inggris. Karena sejak kecil dia
selalu berada di Prancis. Dia cuma numpang lahir di Inggris. Bahkan
konon, beliau lebih mahir bahasa Arab daripada bahasa Inggris.
2.
Raja Richard berada di Inggris dalam masa pemerintahannya hanya selama
11 bulan. Permaisurinya, Queen Berengaria of Navarre, malah tidak
pernah ke Inggris sama sekali. Oleh karena itu Richard juga dikenal
sebagai " The Absent King
3. Saking tidak
percayanya dengan motivasi rekannya sesama ekspedisi perang salib, Raja
Richard pernah mengatakan : "Saya lebih rela Yerusalem dipimpin oleh
seorang Muslim yang bijak dan berjiwa ksatria daripada kota suci itu
jatuh ketangan para baron Eropa yang hanya mengejar kekayaan pribadi "
4. Pada suatu peristiwa di pertempuran di Jaffa, ketika pasukan kavaleri Tentara Salib merasakan kelelahan, Richard sendiri memimpin pasukan tombak melawan kaum muslim. Saladin nyaris berada di sisinya dengan penuh kekaguman. Saat dia melihat kuda Richard terjatuh di bawahnya, seketika Sultan mengirimkan tukang kudanya ke medan pertempuran dengan dua ekor kuda yang masih segar untuk Raja Inggris yang berani itu.
5. Ada juga cerita mengenai Richard yang memasuki Yerusalem dengan menyamar dan makan malam bersama Saladin : mereka benar-benar saling bersikap ramah. Dalam rangkaian perbincangan, Richard bertanya kepada Sultan tentang bagaimana pandangannya mengenai Raja Inggris. Saladin menjawab bahwa Richard lebih mengunggulinya dalam sifat keberaniannya sebagai seorang ksatria, tapi kadang-kadang dia cenderung menyia-nyiakan sifatnya ini dengan terlalu gegabah dalam pertempuran. Sedangkan menurutnya Richard, Saladin terlalu moderat dalam memperkuat nilai-nilai keksatriaan, bahkan dalam pertempuran
6. Ketika ada salah satu panglima perang saladin memberontak, Richard membunuhnya dan menyerahkan kepalanya pada saladin serta berkata, "Aku tidak ingin orang ini mengacaukan "permainan" kecil kita". Dan keesokan harinya mereka bertempur sengit.
7. Pernah dalam suatu pertempuran, Richard melihat bahwa pedang saladin tumpul dan dia menghentikan perang hari itu untuk memberikan kesempatan agar saladin mengasahnya
8. Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin mengirimkan dokter terbaiknya untuk mengobati Richard. Kapan lagi kita bisa mendapatkan pemimpin kaum muslim yang memiliki akhlak seperti Salahuddin?
9. Orang Eropa pada awalnya menyebut orang Muslim sebagai Barbarian, tetapi akibat kontak yang intensif dari perang salib, Lambat laun mereka menyadari bahwa yang barbar sesungguhnya adalah mereka. Jika ditilik dari tingginya peradaban budaya dan ilmu kaum muslimin saat itu.
10. Menurut catatan sejarah, pada saat perang salib, semua wanita dan pelacur di usir keluar dari kamp crusaders. Seluruh crusaders harus suci secara jasmaniah, bebas dari nafsu. Tapi ada satu grup wanita yg bebas keluar masuk camp crusaders yaitu tukang cuci baju. Bahkan kalau satu grup tukang cuci mau bepergian antar kota, mereka dijaga oleh sepasukan knight, dan dibuntuti pasukan infantri. Kalau iring-iringan ini diserang, keselamatan para tukang cuci ini no.1. Waktu ditawan pasukan muslim, para tukang cuci ini lebih dihormati daripada prajurit biasa. Sampai-sampai Richard The Lion Heart juga rela membayar ransum buat para tukang cuci itu
11. Ketika Frederick Barbarossa (kakek kaisar Frederik II) meninggal pada ekspedisi perang salib III, banyak ksatrianya yang menganggap bahwa ini adalah kehendak Tuhan dan banyak yang bergabung dengan kaum muslim. Lalu yang tersisa membawa jasad Barbarossa menuju ke yerusalem dengan anggapan nanti Barbarosa akan terlahir kembali.
12. Frederick II Kaisar Jerman, punya hubungan khusus dengan Sultan Malik dari Mesir di perang salib V. Beliau merasa di jaman itu (jaman dark ages), satu-satunya yang sebanding dengan dia di masalah budaya dan personality adalah pangeran-pangeran dari kerajaan muslim. Oleh karena itu gaya hidupnya agak nyentrik (dia berpoligami, padahal seorang Katolik tidak demikian).
13. Waktu terpaksa harus berpartisipasi dalam perang salib, Frederick II berhasil merebut Jerusalem, Betlehem dan Nazareth tanpa meneteskan setitik darahpun. Walaupun sebenernya dia cuma menyewa ke 3 kota tersebut dari sahabatnya si sultan Malik dari Mesir
14. Pernah ada kejadian Frederick II memukul pendeta yang masuk ke dalam masjid dan memperingatkan agar jangan melakukan hal itu lagi. Sedangkan al-Malik pernah dinasehati oleh Knight Templar agar membunuh Frederick II pada saat pengawalannya sedang longgar. Mengetahui hal tersebut, al-Malik segera menyuruh Frederick II agar segera pergi dari situ karena keadaannya 'berbahaya'.
15. Kekalahan pasukan Arab lebih sering karena mereka terpancing melakukan serangan terbuka melawan kavaleri berat Eropa. Dimana disiplin serta pengalaman tempur sukarelawan Jihad kalah jauh dari satuan tempur veteran Eropa khususnya ordo-ordo militer seperti Templar, Hospitallers dan Teutonic Knight.
16. Kekalahan pihak Eropa umumnya akibat dari insubordinasi alias kurang kuatnya komando tunggal dalam kesatuan tentara yang terdiri dari elemen-elemen berbeda dari para baron dan ordo militer yang sebenarnya saling tidak suka satu sama lainnya. Selain itu dalam beberapa kekalahan, para tentara bayaran ( mercenary ) dan sukarelawan Eropa seringkali terlalu cepat meninggalkan barisannya untuk menjarah kota-kota Islam yang hampir ditaklukannya. Hal itu membuat pasukan Islam yg sebenarnya sudah terpojok bisa melakukan counter-attack
17. Pasukan turki khwaraziman yang menyerang jerusalem tahun 1244 waktu itu dikontrol oleh keturunan genghis khan, Eljigidei. Yang lucu dari pasukan ini adalah pasukannya mayoritas beragama Buddha bahkan komandan Hulegu khan juga seorang Buddhis.
18. Sebenarnya pengiriman para Crusader salah alamat, kaum Turki Seljuk yang banyak mengganggu ziarah kaum kristiani ke Yerusalem sudah diusir oleh khalifah Mesir. Akan tetapi lamanya perjalanan serta miskinnya informasi membuat pemimpin Crusader tidak mendengar pergantian kekuasaan di Yerusalem.
19. Divisi elit pasukan berkuda Cossack di Rusia dan Musketer berkuda di Prancis karena terinspirasi suksesnya pasukan berkuda pemanah bangsa Arab. Pasukan berkuda bukan hanya sebagai pasukan sayab tapi menjadi pasukan khusus
20. Membangun sepasukan knights memakan biaya yang sangat besar. Seorang raja sekalipun di abad pertengahan paling hanya memiliki sekitar 100 - 300 Full Knight dengan Heavy Horse yang berdinas dibawah komandonya secara full - time. Biasanya para raja akan mengumpulkan seluruh Knight yang berada di bawah para duke dan baronnya apabila menghadapi pertempuran besar.
21. Para Knights umumnya adalah anak para ningrat yang tidak memiliki hak waris. Di masa itu seperti juga para bangsawan dimana saja, kekayaan dan kekuasaan sang ayah hanya diwarisi oleh putra sulungnya, kecuali tingkat raja atau baron kaya dimana putra ke dua hingga ke 3 masih mungkin mewarisi satu county atau estate dengan kastil kecil. Putra-putra yang tidak atau merasa kurang memiliki kekayaan biasanya sejak remaja mengasah diri dengan ketrampilan perang. Mereka kemudian pada usia tertentu (15-16 tahun ) di inagurasi menjadi knight oleh raja atau baron tempat dia mengabdi.
22. Ada sebuah aturan yang tidak pernah dilanggar oleh kedua belah pihak sewaktu perang salib. Yaitu Fakta Nobility atau Hukum Chivalry yang berlaku di abad pertengahan bahwa raja tidak boleh membunuh sesama raja. Khususnya apabila tertawan. Salah satu kode etik knights dan para noble adalah mereka pantang membunuh keluarga atau orang2 dari keturunan ningrat yang menyerah/tertawan dalam pertempuran. Akan tetapi khusus buat religius-military Order spt Templar, Hospitaller dan Teutonic dalam perang Salib, peraturan itu tidak berlaku terhadap para noble/ningrat Muslim. Kecuali dalam kondisi khusus atau mendapat spesial order dari pemimpin Crusader yang mendapat mandat langsung dari Paus. Dalam tradisi Arab sendiri, seorang raja pantang membunuh sesama raja. Hal itu yang diterapkan Saladin ketika dia tidak membunuh Guy of Lusignan, raja kerajaan Latin di Yerusalem ketika berhasil memenangkan pertempuran Hattin
23. Saladin pernah melanggar etika dan hukum perang Islam yg selalu dia junjung tinggi ketika dia mengeksekusi semua tawanan Ksatria Templar dan Hospitaller ketika dia memenangkan pertempuran Hattin. Sementara Richard The Lion Heart juga pernah melanggar kode etik Chivalry serta etika Noble-nya saat dia mengeksekusi 2000 serdadu Saladin yang tertawan di depan gerbang Acre/Akko
24. Kalau selama ini kita mendengar bahwa Saladin itu komandan yg santun, maka salah satu panglima mamluk yaitu Baybar adalah komandan yang garang. Tidak kalah garangnya dalam soal bunuh-membunuh seperti crusaders. Kalau crusaders dibawah pimpinan Richard pernah menghukum mati seluruh tawanan muslim di Aacre, pasukan Baybar juga membunuh semua orang kristen di Acre, termasuk pendeta dan perempuan. bahkan dia berkirim surat ke komandan crusaders untuk menceritakan detil pembantaian di dalam suratnya. Baybar bahkan sampai membuat lingkungan acre jadi gurun agar di masa depan sulit untuk jadi pangkalan crusaders lagi.
25. Saat pengepungan kota Acre, Baybars menggunakan siege weaponnya selain sebagai senjata penghancur berat jarak jauh, juga sebagai senjata psikologi dan biologi. Senjata katapel-nya tidak hanya melontarkan batu ke arah kota, tapi juga mayat pasukan musuh, tawanan anak-anak yang masih hidup serta bangkai binatang spt kuda, unta dll. Di abad pertengahan hal itu kerap disebut sbg 'humor pasukan artileri'. Namun Baybars melakukannya lebih intensif dan mengerikan.
26. Akibat dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Maka.Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad. Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.
4. Pada suatu peristiwa di pertempuran di Jaffa, ketika pasukan kavaleri Tentara Salib merasakan kelelahan, Richard sendiri memimpin pasukan tombak melawan kaum muslim. Saladin nyaris berada di sisinya dengan penuh kekaguman. Saat dia melihat kuda Richard terjatuh di bawahnya, seketika Sultan mengirimkan tukang kudanya ke medan pertempuran dengan dua ekor kuda yang masih segar untuk Raja Inggris yang berani itu.
5. Ada juga cerita mengenai Richard yang memasuki Yerusalem dengan menyamar dan makan malam bersama Saladin : mereka benar-benar saling bersikap ramah. Dalam rangkaian perbincangan, Richard bertanya kepada Sultan tentang bagaimana pandangannya mengenai Raja Inggris. Saladin menjawab bahwa Richard lebih mengunggulinya dalam sifat keberaniannya sebagai seorang ksatria, tapi kadang-kadang dia cenderung menyia-nyiakan sifatnya ini dengan terlalu gegabah dalam pertempuran. Sedangkan menurutnya Richard, Saladin terlalu moderat dalam memperkuat nilai-nilai keksatriaan, bahkan dalam pertempuran
6. Ketika ada salah satu panglima perang saladin memberontak, Richard membunuhnya dan menyerahkan kepalanya pada saladin serta berkata, "Aku tidak ingin orang ini mengacaukan "permainan" kecil kita". Dan keesokan harinya mereka bertempur sengit.
7. Pernah dalam suatu pertempuran, Richard melihat bahwa pedang saladin tumpul dan dia menghentikan perang hari itu untuk memberikan kesempatan agar saladin mengasahnya
8. Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin mengirimkan dokter terbaiknya untuk mengobati Richard. Kapan lagi kita bisa mendapatkan pemimpin kaum muslim yang memiliki akhlak seperti Salahuddin?
9. Orang Eropa pada awalnya menyebut orang Muslim sebagai Barbarian, tetapi akibat kontak yang intensif dari perang salib, Lambat laun mereka menyadari bahwa yang barbar sesungguhnya adalah mereka. Jika ditilik dari tingginya peradaban budaya dan ilmu kaum muslimin saat itu.
10. Menurut catatan sejarah, pada saat perang salib, semua wanita dan pelacur di usir keluar dari kamp crusaders. Seluruh crusaders harus suci secara jasmaniah, bebas dari nafsu. Tapi ada satu grup wanita yg bebas keluar masuk camp crusaders yaitu tukang cuci baju. Bahkan kalau satu grup tukang cuci mau bepergian antar kota, mereka dijaga oleh sepasukan knight, dan dibuntuti pasukan infantri. Kalau iring-iringan ini diserang, keselamatan para tukang cuci ini no.1. Waktu ditawan pasukan muslim, para tukang cuci ini lebih dihormati daripada prajurit biasa. Sampai-sampai Richard The Lion Heart juga rela membayar ransum buat para tukang cuci itu
11. Ketika Frederick Barbarossa (kakek kaisar Frederik II) meninggal pada ekspedisi perang salib III, banyak ksatrianya yang menganggap bahwa ini adalah kehendak Tuhan dan banyak yang bergabung dengan kaum muslim. Lalu yang tersisa membawa jasad Barbarossa menuju ke yerusalem dengan anggapan nanti Barbarosa akan terlahir kembali.
12. Frederick II Kaisar Jerman, punya hubungan khusus dengan Sultan Malik dari Mesir di perang salib V. Beliau merasa di jaman itu (jaman dark ages), satu-satunya yang sebanding dengan dia di masalah budaya dan personality adalah pangeran-pangeran dari kerajaan muslim. Oleh karena itu gaya hidupnya agak nyentrik (dia berpoligami, padahal seorang Katolik tidak demikian).
13. Waktu terpaksa harus berpartisipasi dalam perang salib, Frederick II berhasil merebut Jerusalem, Betlehem dan Nazareth tanpa meneteskan setitik darahpun. Walaupun sebenernya dia cuma menyewa ke 3 kota tersebut dari sahabatnya si sultan Malik dari Mesir
14. Pernah ada kejadian Frederick II memukul pendeta yang masuk ke dalam masjid dan memperingatkan agar jangan melakukan hal itu lagi. Sedangkan al-Malik pernah dinasehati oleh Knight Templar agar membunuh Frederick II pada saat pengawalannya sedang longgar. Mengetahui hal tersebut, al-Malik segera menyuruh Frederick II agar segera pergi dari situ karena keadaannya 'berbahaya'.
15. Kekalahan pasukan Arab lebih sering karena mereka terpancing melakukan serangan terbuka melawan kavaleri berat Eropa. Dimana disiplin serta pengalaman tempur sukarelawan Jihad kalah jauh dari satuan tempur veteran Eropa khususnya ordo-ordo militer seperti Templar, Hospitallers dan Teutonic Knight.
16. Kekalahan pihak Eropa umumnya akibat dari insubordinasi alias kurang kuatnya komando tunggal dalam kesatuan tentara yang terdiri dari elemen-elemen berbeda dari para baron dan ordo militer yang sebenarnya saling tidak suka satu sama lainnya. Selain itu dalam beberapa kekalahan, para tentara bayaran ( mercenary ) dan sukarelawan Eropa seringkali terlalu cepat meninggalkan barisannya untuk menjarah kota-kota Islam yang hampir ditaklukannya. Hal itu membuat pasukan Islam yg sebenarnya sudah terpojok bisa melakukan counter-attack
17. Pasukan turki khwaraziman yang menyerang jerusalem tahun 1244 waktu itu dikontrol oleh keturunan genghis khan, Eljigidei. Yang lucu dari pasukan ini adalah pasukannya mayoritas beragama Buddha bahkan komandan Hulegu khan juga seorang Buddhis.
18. Sebenarnya pengiriman para Crusader salah alamat, kaum Turki Seljuk yang banyak mengganggu ziarah kaum kristiani ke Yerusalem sudah diusir oleh khalifah Mesir. Akan tetapi lamanya perjalanan serta miskinnya informasi membuat pemimpin Crusader tidak mendengar pergantian kekuasaan di Yerusalem.
19. Divisi elit pasukan berkuda Cossack di Rusia dan Musketer berkuda di Prancis karena terinspirasi suksesnya pasukan berkuda pemanah bangsa Arab. Pasukan berkuda bukan hanya sebagai pasukan sayab tapi menjadi pasukan khusus
20. Membangun sepasukan knights memakan biaya yang sangat besar. Seorang raja sekalipun di abad pertengahan paling hanya memiliki sekitar 100 - 300 Full Knight dengan Heavy Horse yang berdinas dibawah komandonya secara full - time. Biasanya para raja akan mengumpulkan seluruh Knight yang berada di bawah para duke dan baronnya apabila menghadapi pertempuran besar.
21. Para Knights umumnya adalah anak para ningrat yang tidak memiliki hak waris. Di masa itu seperti juga para bangsawan dimana saja, kekayaan dan kekuasaan sang ayah hanya diwarisi oleh putra sulungnya, kecuali tingkat raja atau baron kaya dimana putra ke dua hingga ke 3 masih mungkin mewarisi satu county atau estate dengan kastil kecil. Putra-putra yang tidak atau merasa kurang memiliki kekayaan biasanya sejak remaja mengasah diri dengan ketrampilan perang. Mereka kemudian pada usia tertentu (15-16 tahun ) di inagurasi menjadi knight oleh raja atau baron tempat dia mengabdi.
22. Ada sebuah aturan yang tidak pernah dilanggar oleh kedua belah pihak sewaktu perang salib. Yaitu Fakta Nobility atau Hukum Chivalry yang berlaku di abad pertengahan bahwa raja tidak boleh membunuh sesama raja. Khususnya apabila tertawan. Salah satu kode etik knights dan para noble adalah mereka pantang membunuh keluarga atau orang2 dari keturunan ningrat yang menyerah/tertawan dalam pertempuran. Akan tetapi khusus buat religius-military Order spt Templar, Hospitaller dan Teutonic dalam perang Salib, peraturan itu tidak berlaku terhadap para noble/ningrat Muslim. Kecuali dalam kondisi khusus atau mendapat spesial order dari pemimpin Crusader yang mendapat mandat langsung dari Paus. Dalam tradisi Arab sendiri, seorang raja pantang membunuh sesama raja. Hal itu yang diterapkan Saladin ketika dia tidak membunuh Guy of Lusignan, raja kerajaan Latin di Yerusalem ketika berhasil memenangkan pertempuran Hattin
23. Saladin pernah melanggar etika dan hukum perang Islam yg selalu dia junjung tinggi ketika dia mengeksekusi semua tawanan Ksatria Templar dan Hospitaller ketika dia memenangkan pertempuran Hattin. Sementara Richard The Lion Heart juga pernah melanggar kode etik Chivalry serta etika Noble-nya saat dia mengeksekusi 2000 serdadu Saladin yang tertawan di depan gerbang Acre/Akko
24. Kalau selama ini kita mendengar bahwa Saladin itu komandan yg santun, maka salah satu panglima mamluk yaitu Baybar adalah komandan yang garang. Tidak kalah garangnya dalam soal bunuh-membunuh seperti crusaders. Kalau crusaders dibawah pimpinan Richard pernah menghukum mati seluruh tawanan muslim di Aacre, pasukan Baybar juga membunuh semua orang kristen di Acre, termasuk pendeta dan perempuan. bahkan dia berkirim surat ke komandan crusaders untuk menceritakan detil pembantaian di dalam suratnya. Baybar bahkan sampai membuat lingkungan acre jadi gurun agar di masa depan sulit untuk jadi pangkalan crusaders lagi.
25. Saat pengepungan kota Acre, Baybars menggunakan siege weaponnya selain sebagai senjata penghancur berat jarak jauh, juga sebagai senjata psikologi dan biologi. Senjata katapel-nya tidak hanya melontarkan batu ke arah kota, tapi juga mayat pasukan musuh, tawanan anak-anak yang masih hidup serta bangkai binatang spt kuda, unta dll. Di abad pertengahan hal itu kerap disebut sbg 'humor pasukan artileri'. Namun Baybars melakukannya lebih intensif dan mengerikan.
26. Akibat dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Maka.Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad. Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.
Rabu, 10 Oktober 2012
CARA MEMBUAT BOM MOLOTOV
Bahan :
- Botol kaca berukuran sedang.
- Sumbu kompor minyak atau kain.
- Bensin.
- Korek api.
- Masukan sumbu ke dalam lubang tutup botol.
- Isi botol dengan bensin sampai 2/3 botol penuh.
- Tutup botol dengan tutup yang sudah bersumbu.
Catatan :
Penulis tidak bertanggung jawab terhadap penyalahgunaan isi artikel dia atas. Tulisan ini dibuat sebagai pengetahuan saja. Karena ilmu berguna jika di gunakan dengan tepat. Ingat jangan untuk menteror! Karena NinJihad bukan Teroris!
Selasa, 09 Oktober 2012
5 SENJATA PALING MEMATIKAN DI DUNIA
Bom
jenis ini sebenarnya sudah dipake oleh pihak sekutu pada tahun 1944
ketika digunakan untuk menekan pasukan Nazi Jerman yang sudah sangat
terdesak. Bom ini berbeda dengan jenis bom-bom konvensional lainnya,
dimana daya hancurnya sangat mengerikan, ibarat seperti disiram oleh
lautan api yang sangat dahsyat. Bom ini juga digunakan di perang
Vietnam untuk menghancurkan dan membakar pemukiman gerilyawan Vietcong
yang bersembunyi di balik lebatnya hutan vietnam. Yang digunakan di
vietnam sebenarnya berbeda dengan digunakan pada Perang Dunia II,
dimana daya bakarnya jauh lebih lama (hingga 10 menit!) sehingga daya
rusaknya jauh mengerikan. Dan suhu yang tercipta dari pembakarannya
hingga mencapai 1.200 derajat celcius! Sungguh mengerikan...
Tersusun
dari unsur low-octane gasoline, benzene dan polystyrene, bom jenis ini
jadi jauh lebih berbahaya manakala pembuatannyapun sangat mudah
sehinggaorang biasa saja bisa membuatnya! Karena itulah senjata ini
akan sangat berbahaya bila jatuh ke tangan orang-orang yang tidak
bertanggung jawab.
Sepintas
alat jebak ledak ini hanyalah alat jebak yang hanya meledak dan
menewaskan beberapa orang dalam sekali meledak. Namun jangan salah,
ranjau adalah salah satu masalah yang paling ditakutkan, baik selama
perang maupun sesudah perang. Kalau selama perang, bisa dimaklumi benda
jenis ini tentu sangat berbahaya, tapi benda ini jauh lebih berbahaya
ketika perang telah berakhir. Bisa dibayangkan benda-benda tersebut
banyak tertanam dan (gawatnya) tidak pernah diketahui secara pasti
dimana tepatnya benda-benda maut itu berada. Kamboja dan Vietnam adalah
beberapa negara yang harus bekerja keras untuk membersihkan jutaan
ranjau darat pasca perang yang mereka alami. Yang pasti, jutaan sipil
telah menjadi korban, baik korban tewas maupun korban cacat akibat
ranjau.
Senjata
buatan Uni Soviet rancangan Mikhail Kalashnikov adalah salah satu
senapan serbu yang paling sukses yang pernah diciptakan di muka bumi
ini. Betapa tidak, hampir di semua negara di muka bumi Angkatan
Bersenjatanya menggunakan senapan hasil jiplakan dari senapan serbu
Sturmgewehr 44 (StG44) milik Jerman pada masa PD II ini. Selain bandel
dalam penggunaannya, juga senjata ini gampang sekali pengoperasian dan
mudah untuk dibuat sendiri. Maka tak ayal, senjata ini kebanyakan yang
beredar bukannya yang asli buatan Rusia, tapi banyakan dibuat secara
licensi maupun bajakan, dan jumlahnya diperkirakan menjacai ratusan
juta pucuk!
Bisa
dibayangkan bagaimana populernya senjata ini, bahkan menjadi ikon bagi
para pemberontak. Yang tidak bisa terbayangkan adalah sudah ratusan
juta nyawa yang melayang akibat dari senjata yang bentuknya cukup unik
ini, itu karena luasnya penggunaan oleh berbagai macam pihak, mulai
dari tentara, polisi, hingga kaum
pemberontak dan mafia!
pemberontak dan mafia!
Mungkin
Anda sudah tau bom yang dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki, yaitu
Little Boy dan Fat Man, yang mampu meratakan kedua kota tersebut.
Namun, ada satu lagi senjata maha maut yang daya ledaknya 10 kali lebih
dahsyat dari kedua bom tersebut bila disatukan.
Itulah
Tsar Bomba, bom Hidrogen ciptaan Uni Soviet berkode RDS-220 Ivan. Bom
gede ini diujicobakan pada tanggal 30 Oktober 1961 dari sebuah pesawat
pembom Tu-95 di daerah Kepulauan Novaya Zemlya yang terpencil, dan daya
ledak yang dihasilkan oleh bom bongsor ini adalah 50 Megaton!
Saking
dahsyatnya bom ini menghasilkan bola api yang berdiameter 8000 meter,
membentuk awan cendawan berdiameter 64 km dengan gelombang kejut yang
dihasilkan mencapai angka 5,6 skala richter! Meskipun demikian,
untunglah bom ini tidak pernah masuk dalam jajaran arsenal Uni Soviet
karena terlalu besar dan dianggap sangat berbahaya bagi pesawat yang
membawanya.
Ini dia arsenal milik Rusia yang paling ditakuti oleh AS dan sekutunya, yaitu kapal selam bermisil nuklir kelas Thypoon. Dianggap kapal selam paling besar yang pernah dibuat di dunia, Thypoon sungguh-sungguh memiliki tongkrongan dan bobot yang luar biasa sangar dan besar. Dibangun pada tahun 80an, kapal selam ini memiliki bobot sekitar 26.000 ton, dengan panjang mencapai 175 meter dan lebar 23 meter. Selain besar, kemampuan senyapnya sangat luar biasa, plus ditambah kapal selam ini membawa sejumlah misil antar benua yang berkepala nuklir. Pantas saja AS dan Sekutunya sangat takut dengan kapal selam jenis ini. Mampu menjelajah dan berlama-lama dibawah laut, karena ditenagai oleh nuklir.
Mungkin kapal selam milik AS yang bisa menandingi Thypoon adalah kapal selam nuklir kelas Ohio, yang memiliki panjang 170 meter dan juga sama-sama membawa nuklir! So...bisa dibayangkan bagaimana mengerikannya bila perang dingin benar-benar pecah!
Senin, 08 Oktober 2012
HAMAS
The high-point in Hamas's fortunes came with their January 2006 election victory
Hamas takes its name from the Arabic initials for the Islamic Resistance Movement.
Designated a terrorist organisation by Israel, the US and the EU, it is seen by its supporters as a legitimate fighting force defending Palestinians from a brutal military occupation.
It is the largest Palestinian militant Islamist organisation, formed in 1987 at the beginning of the first intifada, or Palestinian uprising against Israel's occupation in the West Bank and Gaza.
The group's short-term aim has been to drive Israeli forces from the occupied territories. To achieve this it has launched attacks on Israeli troops and settlers in the Palestinian territories and against civilians in Israel.
|
|
The founding document of Hamas commits the organisation to the destruction of Israel.
For years the organisation was divided into two main spheres of operation:
- social programmes like building schools, hospitals and religious institutions
- militant operations carried out by Hamas' underground Izz al-Din Qassam Brigades.
One of its leaders-in-exile, Khalid Meshaal, was the target of a bungled Israeli assassination attempt in Jordan in 1997.
King Hussein was outraged by Israel's action and was only placated when Prime Minister Binyamin Netanyahu released Hamas's jailed spiritual leader and founder Sheikh Ahmed Yassin.
While King Hussein tolerated Hamas's presence, his successor King Abdullah II had the group's headquarters closed down and senior figures expelled to Qatar.
Hamas has remained outside the main Palestinian political structure of the PLO, but it took part in - and won - Palestinian Authority (PA) legislative elections in the occupied territories in 2006.
Veto power
Hamas came to prominence after the first intifada as the main Palestinian opponent of the Oslo accords - the US-sponsored peace process that oversaw the gradual and partial removal of Israel's occupation in return for Palestinian guarantees to protect Israeli security.
Despite numerous Israeli operations against it and clampdowns by Yasser Arafat's Palestinian National Authority, Hamas found it had an effective power of veto over the process by launching suicide attacks.
Cannot play media. You do not have the correct version of the flash player. Download the correct version
The bombings were widely blamed for turning Israelis off the peace process and bringing about the election of right-winger Mr Netanyahu who was a staunch opponent of the Oslo accords.
In the post-Oslo world, most particularly following the failure of US President Bill Clinton's Camp David summit in the summer of 2000 and the second intifada which followed shortly thereafter, Hamas gained power and influence as Israel steadily destroyed the infrastructure of the Palestinian Authority.
In towns and refugee camps besieged by the Israeli army, Hamas organised clinics and schools which served Palestinians who felt entirely let down by the corrupt and inefficient Palestinian Authority dominated by its secularist rival, Fatah.
The armed struggle
Many Palestinians cheered the wave of Hamas suicide attacks (and those of fellow militants Islamic Jihad and the secular al-Aqsa Martyrs Brigade) in the first years of the intifada.
|
|
After the death of Fatah leader Yasser Arafat in 2004, the Palestinian Authority was taken over by Mahmoud Abbas, a vocal opponent of attacks on Israel.
He viewed Hamas rocket fire, the militants' weapon of choice in recent years, as counterproductive, inflicting little damage on Israel but provoking a harsh response by the Israeli military.
When Hamas scored a landslide victory in the Palestinian Authority legislative elections in 2006, the stage was set for a bitter power struggle with Fatah.
Hamas resisted all efforts to get it to sign up to previous agreements with Israel, as well as to recognise Israel's legitimacy and to give up the armed struggle.
It has remained steadfast to its pledge never to sign up to a permanent ceasefire while Israel occupies Palestinian territory and its troops are responsible for the deaths of Palestinians.
It did, however, offer a 10-year truce in return for a complete Israeli withdrawal from territories occupied in 1967: the West Bank, Gaza Strip and East Jerusalem.
But it has not relinquished its assertion that Palestinian refugees from 1948 should be allowed to return to homes in what has become Israel - a move that threatens Israel's very existence as a Jewish state.
Assassinations
Over the years Hamas has lost many members in Israeli assassinations and security sweeps.
The paraplegic and visually impaired Sheikh Yassin was killed in a missile attack on 22 March 2004.
|
Israel has paid a price for Hamas' opposition to the peace process
|
Other prominent Hamas officials killed by the Israelis include Ismail Abu Shanab, in August 2003, and Izz al-Din Qassam Brigades leader Salah Shehada, in July 2002.
Shehada's successor, Muhammad Deif - whom Israel blames for the 1996 bombings - has escaped several attempts on his life.
More moderate political figures also emerged as significant players within the movement.
One of them was Ismail Haniya, a former aide to Sheikh Yassin, who was appointed to a "collective leadership" in the occupied territories along with the more hardline Mahmoud Zahhar and Said al-Siyam.
Facing the electorate
Hamas's decision to stand in PA legislative council elections in 2006 was a major departure for the movement and had a profound impact on the Israeli-Palestinian conflict.
|
Election campaigns were a new departure for Hamas leaders
|
It did not, they insisted, imply any acceptance of a two-state solution to the conflict, although Hamas opposition to the Oslo accords had kept it out of previous elections.
Aside from its much-vaunted incorruptibility, Hamas campaigned forcefully on its claim that Israel's withdrawal from Gaza in the summer of 2005 was a victory for its commitment to armed conflict with the Israelis.
But if Hamas leaders thought its parliamentary victory would bestow greater credibility on them in the eyes of the international community - or if they thought in any way that they would be given any more leeway - they were mistaken.
The new government was subjected to tough economic and diplomatic sanctions by Israel and its allies in the West.
Skirmishes in Gaza with the Fatah-dominated PA security forces escalated to all-out war, in which the well-armed and better-disciplined Qassam Brigades eventually ousted their rivals in May 2007.
Hamas security control made Gaza a more calm and orderly place than it had been for months. But Israel tightened its blockade on the Strip and - despite a multilateral ceasefire in June 2008 - rocket fire and Israeli raids continued to provide provocations for more violence by each side.
And on the diplomatic level, the Palestinians faced their biggest set-back for decades.
With Hamas in charge of Gaza and the pro-Fatah PA operating in the West Bank - and neither side engaging properly with the other - the aspiration of an independent Palestinian seemed further away than ever.
Langganan:
Postingan (Atom)














